ANALISA PENGARUH pH TERHADAP PENYERAPAN NUTRISI DAN PERTUMBUHAN BAWANG MERAH (Allium cepa L. var. Aggregatum) KABUPATEN ENREKANG

Anita Rahman, Andi Azrarul Amri, Ilmiani Rusdin, Hinayah Aulia Arifin, Hardika Musfrianto

Abstract


This research aims to analyze the effect of soil pH on nutrient absorption and growth of shallots (Allium cepa L. var. Aggregatum) in Enrekang Regency, focusing on soil pH parameters and Nitrogen (N), Phosphorus (P), and Potassium (K) content. Shallots are an important commodity in Indonesia, including in Enrekang Regency, so understanding the factors that influence their growth is essential. This study uses pH and NPK soil analysis on several different land samples, with soil pH ranging from 7.010 to 7.280, nitrogen content from 0.056% to 0.140%, phosphorus from 11.611 to 12.538 mg/kg, and potassium from 5.027 to 11.882 mg/kg. The results indicate that neutral to slightly alkaline soil pH supports good macro-nutrient absorption, such as nitrogen, phosphorus, and potassium; however, there is potential for reduced micro-nutrient availability at higher pH levels. Higher nitrogen levels enhance vegetative growth, while phosphorus and potassium contribute significantly to bulb formation and harvest quality. In conclusion, the optimal soil pH for shallot growth in Enrekang Regency ranges from neutral to slightly alkaline, with adequate NPK levels to support maximum bulb production.

Keywords


Soil pH; Shallots; NPK; Nutrient Absorption; Plant Growth; Enrekang Regency

Full Text:

PDF

References


Adawiyah, R. (2023). Penentuan dosis abu sekam padi sebagai media tanam pada budidaya tanaman bawang merah (allium ascalonicum l.). Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 4(1), 577-586. https://doi.org/10.47687/snppvp.v4i1.681

Alemu, D., Kitila, C., Garedew, W., Jule, L., Badassa, B., Nagaprasad, N., … & Ramaswamy, K. (2022). Growth, yield, and yield variables of onion (allium cepa l.) varieties as influenced by plantspacing at dambidollo, western ethiopia. Scientific Reports,12(1).https://doi.org/10.1038/s41598-022-24993-x

Aryani, N., Hendarto, K., Wiharso, D., & Niswati, A. (2019). Peningkatan produksi bawang merah dan beberapa sifat kimia tanah ultisol akibat aplikasi vermikompos dan pupuk pelengkap. Journal of Tropical Upland Resources (J Trop Upland Res ), 1(1), 145-160. https://doi.org/10.23960/jtur.vol1no1.2019.18

Dı́az-Pérez, J., Bautista, J., Gunawan, G., Bateman, A., & Riner, C. (2018). Sweet onion (allium cepa l.) as influenced by organic fertilization rate: 1. plant growth, and leaf and bulb mineral composition. Hortscience, 53(4), 451-458. https://doi.org/10.21273/hortsci12791-17

Fadlillah, I., Moeljani, I., & Suhardjono, H. (2022). Pengaruh zat pengatur tumbuh dan lama perendaman terhadap pertumbuhan dan pembungaan tanaman bawang merah (allium ascalonicum l.). Berkala Ilmiah Agroteknologi - Plumula, 10(2), 111-122. https://doi.org/10.33005/plumula.v10i2.96

Fatchullah, D., Masnenah, E., & Rahman, R. (2018). Optimalisasi penggunaan pupuk majemuk sintesis npk 15-15-15 dengan pupuk hayati trichoderma sp. untuk tanaman bawang merah (allium ascolanicum). Jurnal Biodjati, 3(2), 173-182. https://doi.org/10.15575/biodjati.v3i2.3008

Fidiansyah, A., Yahya, S., & Suwarto, .(2021). Produksi dan kualitas umbi serta ketahanan terhadap hama pada bawang merah. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 49(1), 53-59. https://doi.org/10.24831/jai.v49i1.33761

FAO. (2021). Soil nutrient management for sustainable agriculture. Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Hadi, S. (2023). Smart farming system on red onion plants based on the internet of things. Sistemasi, 12(3), 739. https://doi.org/10.32520/stmsi.v12i3.2860

Haryati, U. and Erfandi, D. (2019). Improving soil properties and increasing shallot bulb yield by mulching and soil amendment application. Jurnal Hortikultura Indonesia, 10(3), 200-213. https://doi.org/10.29244/jhi.10.3.200-213

Istina, I. (2016). Peningkatan produksi bawang merah melalui teknik pemupukan npk. Jurnal Agro, 3(1), 36-42. https://doi.org/10.15575/810

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2021). Petunjuk teknis budidaya bawang merah. Direktorat Jenderal Hortikultura.

Kusumastuti, A. (2017). Dinamika p tersedia, ph, c-organik dan serapan p nilam (pogostemon cablin benth.) pada berbagai aras bahan organik dan fosfat di ultisols. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 14(3). https://doi.org/10.25181/jppt.v14i3.153

Li, Y., Zhang, X., & Wang, J. (2020). Soil pH effects on nutrient availability and crop growth: A review. Agricultural Sciences Journal, 11(4), 245–256.

Millah, Z. (2024). Respons pertumbuhan dan hasil bawang merah pada dosis pupuk kandang kambing yang berbeda dan pemotongan bibit umbi. Jurnal Ilmiah Respati, 15(2), 138-145. https://doi.org/10.52643/jir.v15i2.4188

Mualif, M. and Kusumawati, A. (2021). Pengaruh sifat kimia tanah terhadap produktivitas tebu (saccharum officinarum l.). Jurnal Pengelolaan Perkebunan (Jpp), 2(2), 66-72. https://doi.org/10.54387/jpp.v1i1.5

Nugroho, B. D., & Santoso, E. (2022). Pengaruh nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Hortikultura Indonesia, 13(2), 87–96.

Oksilia, O., Halawa, M., Jali, S., & Muzar, M. (2022). Pengaruh aplikasi zpt air kelapa dan pupuk za terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah (allium ascalonicum l.). Agrifarm Jurnal Ilmu Pertanian, 11(2), 121-126. https://doi.org/10.24903/ajip.v11i2.1924

Pratiwi, D. A., & Hidayat, R. (2023). Respon tanaman bawang merah terhadap pemupukan fosfor dan kalium pada tanah marginal. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 25(1), 33–42.

Pebriasih, D. (2023). Pengaruh jenis bahan organik terhadap pertumbuhan dan produksi dua varietas bawang merah(allium ascalonicum l.). Inovasi Pembangunan Jurnal Kelitbangan, 11(02), 175-188. https://doi.org/10.35450/jip.v11i02.356

Pradana, A. and Wdp, A. (2021). Application of potassium fertilizer and chicken coop fertilizer against growth and production of shallots (allium ascalanicum l.). Nabatia, 9(1). https://doi.org/10.21070/nabatia.v9i1.1454

Rahman, R., Afendi, F., Nugraheni, W., Sadik, K., & Rizki, A. (2021). Pengelompokan dan peramalan deret waktu pada produksi bawang merah tingkat provinsi di indonesia. Seminar Nasional Official Statistics, 2021(1), 457-464. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2021i1.910

Rahmawati, I., Purwani, K., & Muhibuddin, A. (2019). Pengaruh konsentrasi pupuk p terhadap tinggi dan panjang akar tagetes erecta l. (marigold) terinfeksi mikoriza yang ditanam secara hidroponik. Jurnal Sains Dan Seni Its, 7(2). https://doi.org/10.12962/j23373520.v7i2.37048

Rokhadi, M. and Barunawati, N. (2022). Respon pertumbuhan dan hasil tiga varietas tanaman bawang merah (allium ascalonicum l.) pada pemberian dosis pupuk za. Produksi Tanaman, 010(12), 717-724. https://doi.org/10.21776/ub.protan.2022.010.12.08

Setiawan, A., & Wibowo, S. (2021). Peranan unsur hara N, P, dan K terhadap produktivitas tanaman hortikultura. Jurnal Agronomi Tropika, 9(3), 120–128.

Sutanto, R., & Lestari, P. (2024). Analisis kesesuaian lahan pertanian berbasis sifat kimia tanah di lahan kering. Jurnal Sumberdaya Lahan Pertanian, 18(1), 45–58.

Sataral, M. (2021). Kombinasi pupuk npk dengan kompos kotoran ayam terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (allium ascalonicum l.). Celebes Agricultural, 1(2), 8-17. https://doi.org/10.52045/jca.v1i2.44

Siregar, R. (2023). Pemanfaatan biochar dan tanah liat untuk meningkatkan kualitas tanah sub-optimal dan hasil bawang merah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi, 2(1), 12. https://doi.org/10.29103/jimatek.v2i1.12041

Subaedah, S., Netty, N., & Nonci, M. (2022). Peningkatan Ketersediaan Hara Fosfor dengan Pemberian Bahan Organik Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kedelai pada Tanah yang Diinokulasi Mikoriza. Journal Galung Tropika, 11(2), 114–123. https://doi.org/10.31850/jgt.v11i2.1004

Sumarni, N., Rosliani, R., & Basuki, R. (2016). Respons pertumbuhan, hasil umbi, dan serapan hara npk tanaman bawang merah terhadap berbagai dosis pemupukan npk pada tanah alluvial. Jurnal Hortikultura, 22(4), 366. https://doi.org/10.21082/jhort.v22n4.2012.p366-375




DOI: https://doi.org/10.33096/agrotek.v10i1.1175

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Anita Rahman, Andi Azrarul Amri, Ilmiani Rusdin, Hinayah Aulia Arifin, Hardika Musfrianto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

___________________________________________________________
AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian
ISSN 2581-3021
Published by Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0